Beberapa Tips Merawat Gigi Untuk Lansia

Gigi sehat adalah impian semua orang, tak terkecuali kaum lanjut usia (lansia). Menginjak umur 60 tahun, kondisi tubuh tentu tak sekuat dahulu, khususnya pada bagian gigi. Karena kekhawatiran inilah, sudah selayaknya para lansia merawat gigi dengan cara yang tepat dan sesuai.
“Seiring dengan bertambahnya usia, para lansia biasanya akan mengalami penurunan fungsi organ tubuh. Hal ini juga terjadi pada organ dan jaringan yang terdapat di dalam gigi dan mulut,” ujar dr. Callista Argentina, menjelaskan dari kacamata medis.

Merawat Gigi
Merawat Gigi

Jenis gangguan gigi dan mulut
Di usia yang tak muda lagi, tentunya daya tahan tubuh yang tak sebaik ketika muda membuat lansia mudah mengalami gangguan kesehatan, termasuk pada gigi dan mulut. Menurut dr. Callista, gangguan yang rentan dialami oleh lansia antara lain:
• Karies gigi
Karies gigi adalah kondisi yang paling umum dijumpai pada lansia. Penyebabnya antara lain perubahan air ludah akibat faktor penuaan, pola makan yang tidak seimbang, terbukanya sebagian akar gigi akibat penurunan gusi, serta pemakaian obat-obatan yang membuat mulut menjadi kering.
• Penyakit jaringan penyangga gigi
Penyakit periodontal merupakan penyakit kronis yang meliputi kerusakan pada jaringan lunak seperti gusi dan tulang alveolar yang membentuk dan mendukung soket gigi. Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan plak dan karang gigi, sehingga menyebabkan peradangan gusi sampai kerusakan tulang alveolar.
“Pada lansia, penderita diabetes mellitus dengan gula darah yang tinggi akan mengalami penyakit periodontitis yang lebih berat,” kata dr. Callista.
• Edentulism atau kehilangan seluruh gigi
Efek dari kehilangan seluruh gigi yang paling utama adalah kesulitan mengunyah dan ketidakseimbangan nutrisi. Hal ini pun membuat pola makan dan pola hidup yang tidak sehat.
Ditambah lagi dengan kondisi rongga mulut yang buruk, konsumsi alkohol serta tembakau yang berlebihan juga dapat menyebabkan kondisi ini.
• Mulut kering pada lansia
Pada lansia biasanya terjadi kondisi mulut kering (xerostomia) dan menurunnya fungsi kelenjar ludah. Faktor penyebabnya antara lain adalah akibat dari pemakaian obat antihipertensi, antidepresan dan antipsikosis, serta kondisi umum tubuh yang buruk. Kondisi ini lebih banyak terjadi pada wanita lansia.
• Kanker mulut
Merupakan jenis kanker terbanyak ke-8 di seluruh dunia, yang meliputi bibir, rongga mulut, dan nasofaring. Kanker mulut juga merupakan ancaman bagi orang dewasa dan lansia di negara maju maupun negara miskin.
Merawat gigi bagi para lansia
Menyikat dan flossing gigi setiap hari sangat penting untuk menjaga kesehatan mulut agar gigi Anda tak bermasalah saat menginjak usia lanjut. Sebab, plak dapat menumpuk dengan cepat di gigi para lansia, terutama jika kebersihan mulut diabaikan hingga menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi.
Dilansir dari https://828bet.online/, berikut tips merawat gigi untuk para lansia:
1. Sikat gigi setidaknya dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride.
2. Bersihkan gigi paling tidak sekali dalam sehari.
3. Bilas dengan obat kumur antiseptik sekali atau dua kali sehari.
4. Kunjungi dokter gigi dengan jadwal teratur untuk pembersihan serta pemeriksaan rutin.
5. Obat mulut antibakteri dapat mengurangi jumlah bakteri dan pertumbuhannya yang menyebabkan penyakit plak dan gusi.
“Agar terhindar dari masalah gigi dan mulut, para lansia yang menggunakan gigi palsu juga dianjurkan untuk menyikat serta membilas gigi sebelum dan sesudah merendamnya dalam cairan khusus pembersih,” tambah dr. Callista.
Karena penurunan fungsi organ tubuh, tentunya kesehatan gigi dan mulut saat menginjak usia lanjut perlu diperhatikan. Terapkan kiat-kiat merawat gigi untuk lansia di atas agar gigi sehat dan kuat. Satu hal yang paling penting, jalani pemeriksaan rutin ke dokter gigi serta jaga diri dari asupan makanan yang berisiko merusak gigi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *